Rabu, 17 September 2025

Pedoman Praktikum Tata Cara Sholat Untuk Kelas 7

                     

                BUKU PEDOMAN PRAKTIK TATA CARA SHOLAT

                                        UNTUK KELAS VII



 

 

Disusun Oleh :

LILIS FIKRIYA UMAMI, S.Pd.I

Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam


SMP NEGERI 1 BANDUNG

Jl. Raya Bandung – Prigi DS/Kec. Bandung

Tulungagung

TAHUN PELAJARAN 2024/2025

 


Pedoman Praktikum Sholat

Tujuan

1.       Memahami tata cara sholat yang benar sesuai tuntunan syariat.

2.       Menghafal dan mengerti bacaan-bacaan dalam sholat.

3.       Melatih disiplin dan khusyuk dalam melaksanakan sholat.

Alat dan Bahan

1.       Buku panduan sholat (jika ada).

2.       Tempat yang bersih untuk sholat.

3.       Jam atau alat pengingat waktu untuk mengingatkan jadwal sholat.

Materi Praktikum

1.       Pengantar Sholat

a.        Definisi sholat sebagai ibadah wajib.

b.       Tujuan dan manfaat sholat dalam kehidupan sehari-hari.

c.        Rukun sholat dan syarat sahnya.

2.       Wudhu sebagai Syarat Sah Sholat

a.        Langkah-langkah berwudhu.

b.       Praktik wudhu dengan benar.

3.       Tata Cara Sholat

a.        Langkah-langkah melakukan sholat, mulai dari niat hingga salam.

b.       Penjelasan setiap gerakan sholat, seperti takbiratul ihram, rukuk, sujud, dan duduk di antara dua sujud.

c.        Bacaan dalam setiap gerakan sholat (bahasa Arab beserta terjemahannya).

d.       Khusyuk dalam sholat dan cara mencapainya.

4.       Bacaan/ Do’a Sholat

1.       Membaca Niat

Niat sholat menyesuaikan dengan jumlah rakaat, sebagai makmum atau imam dan sholat apa yang dikerjakan.

a.) Niat sholat Subuh

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.

Arab latin: Ushalli fardlash shub-hi ra'ataini mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa. Allahu Akbar

Artinya: "Aku sengaja sholat fardhu Subuh dua rakaat menghadap kiblat (ma'mum/imam) karena Allah. Allah Maha Besar."

 

 

b.) Niat sholat Dzuhur

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى

Arab latin: Ushalli fardhadh dhuhri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa. Allahu Akbar

Artinya: "Aku sengaja sholat fardhu Zuhur empat rakaat menghadap kiblat (mak'mum/imam) karena Allah. Allah Mahabesar."

c.) Niat sholat Ashar

أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.

Arab latin: Ushalli fardhal 'asri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa. Allahu Akbar.

Artinya: "Aku sengaja sholat fardhu Asar empat rakaat mengadap kiblat (ma'mum/imam) karena Allah. Allah Mahabesar."

d.) Niat Sholat Maghrib

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.

Arab latin: Ushalli fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa. Allahu Akbar.

Artinya: "Aku sengaja sholat fardhu Maghrib empat rakaat menghadap kiblat (ma'mum/imam) karena Allah. Allah Mahabesar."

e.) Niat sholat Isya

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.

Arab latin: Ushalli fardhal isya-i arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa. Allahu Akbar

Artinya: "Aku sengaja sholat fardhu Isya empat raaat menghadap kiblat (ma'mum/imam) karena Allah. Allah Mahabesar."

2. Takbiratul Ihram

Bacaan sholat setelah niat ialah takbiratul ihram dengan lafaz sebagai berikut,

اللهُ أَكْبَرُ

Arab latin: Allahu Akbar

Artinya: "Allah Mahabesar"

 

3. Membaca Doa Iftitah

Setidaknya terdapat dua versi doa iftitah yang dapat dibaca, versi pertama dengan bunyi:

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .

Arab latin: Allahu Akbar Kabiroo walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallahi bukratan wa'ashillaa, inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiin. Inna shalaati wa nusuki wa mahyaaya wa mamaati lillahi rabbil 'aalamiin. Laa syarikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Artinya: "Allah Mahabesar lagi Sempurna KebesaranNya, segala puja bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan akur diperintahkan untuk tidak menyukutan bagi-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin."

Sementara itu, versi kedua doa iftitah berlafaz sebagai berikut.

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Arab latin: Allahumma ba'id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa'adta bainal-masyriqi wal-maghrib. Allahumma naqqinii min khathaayaaya kamaa yunaqqats-tsaubul abyadu minad-danas. Allahummaghsilnii mn khathaayaaya bil-maa'iwats-tsalji wal-barad

Artinya: "Ya Allah, jauhkanlah daripada kesalahan dan dosa jauh antara jarak timur dan barat. Ya Allah bersihkanlah aku dari segala kesalahan dan dosa bagaikan bersihnya kain putih dari kotoran. Ta Allah. Sucikanlah kesalahanku dengan air, dan air yang sejuk."

4. Membaca Surah Al Fatihah

Selanjutnya, bacaan sholat memanjatkan surah Al Fatihah.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ١ . اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ٢ . الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ ٣ . مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ ٤ . اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ ٥ . اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ ٦ . صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ ٧

Arab latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn. Ar-raḥmānir-raḥīm. Māliki yaumid-dīn. Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn Ihdināṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. Ṣirāṭal-ladhīna an'amta 'alaihim ghairil-maghḍūbi 'alaihim walāḍ-ḍāllīn

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."


5. Membaca Surah Lainnya

Setelah membaca surah Al Fatihah, kaum muslimin bisa membaca surah-surah lainnya dalam Al-Qur'an. Sebagai contoh, surah Al Ikhlas.

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ١ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ ٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ ٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ ٤

Arab latin: Qul huwwallaahu ahad. Allaahushshamad. Lam yalid walam yuulad. Walam yakul lahuu kufwan ahad.

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa.Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya."

6. Rukuk

Rukuk dilakukan dengan cara membungkukan badan seraya meletakkan kedua telapak tangan di dengkul atau lutut. Posisi jari tangan direnggangkan, lalu punggung, leher, dan kepala lurus sejajar membentuk sudut 90 derajat.

Saat rukuk maka kaum muslimin membaca doa sebagai berikut,

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Arab latin: Subhaana rabbiyal 'adhiimi wabihamdihi (3x)

Artinya: "Maha Suci Tuhan Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya."

7. I'tidal

I'tidal adalah posisi bangun setelah rukuk sebelum melakukan sujud, bacaan i'tidal ialah:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Arab latin: Sami Allahu liman hamidah

Artinya: "Allah mendengar orang yang memuji-Nya."

Setelah berdiri tegak membaca, lanjutkan dengan membaca:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Arab latin: Rabbana lakal hamdu mil'us samaawaati wa mil ul ardhi wa mil 'u maa syi'ta min syai'in ba'du

Artinya: "Ya Allah Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu."

8. Sujud

Sujud dilakukan dengan membaca doa berikut,

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Arab latin: Subhaana rabbiyal 'alaa wa bihamdih (3x)

Artinya: "Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta ampunilah aku kepada-Nya."

 

9. Duduk di Antara Dua Sujud

Usai sujud, kaum muslimin duduk di antara dua sujud dengan membaca:

رب اغْفِرلي وَارْحَمْنِى واجبرني وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى

Arab latin: Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajat kami dan berilah rizqi kepadaku dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku."

10. Sujud Kedua

Bacaan yang dipanjatkan pada sujud kedua sama seperti sujud pertama.

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Arab latin: Subhaana rabbiyal 'alaa wa bihamdih (3x)

Artinya: "Maha Suci Tuhan Maha Tinggi serta ampunilah aku kepada-Nya."

11. Duduk Tasyahud Awal

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِاَ . للَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ

Arab latin: At-tahiyyaatul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh. Assalaamu 'alainaa wa'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rosuulullah. Allahumma sholli 'alaa Muhammad.

Artinya: "Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam rahmat dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah. Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad."

12. Duduk Tasyahud Akhir

وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Arab latin: Wa'alaa aali muhammad.

Kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim. Wabaarik'alaa muhammad wa alaa aali muhammad. kamaa baarakta alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya: "Sebagaimana pernah engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahkanlah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Diseluruh alam semesta hanya Engkaulah yang terpuji dan Maha Mulia."

 

13. Salam

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Arab latin: Assalaamu alaikum wa rahmatullah.

Artinya: "Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian."

 

4.       Praktik Sholat Berjamaah

a.        Peran imam dan makmum dalam sholat berjamaah.

b.       Adab dan etika sholat berjamaah.

c.        Keutamaan sholat berjamaah.

5.       Pembahasan Sholat Fardhu dan Sholat Sunnah

a.        Sholat wajib lima waktu (Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib, dan Isya).

b.       Sholat sunnah (Dhuha, Tahajud, Tarawih, Witir, dan sholat sunnah lainnya).

 

 

Langkah-Langkah Praktikum

1.       Persiapan Wudhu

a.        Siswa diajak untuk mengambil wudhu dengan urutan yang benar.

b.       Setiap langkah berwudhu dijelaskan, diikuti praktik oleh siswa.

2.       Simulasi Sholat

a.        Siswa diminta untuk melaksanakan sholat secara urut, dimulai dari niat hingga salam.      

b.       Instruktur memberikan arahan pada setiap langkah, termasuk gerakan dan bacaan yang benar.

c.        Koreksi diberikan untuk setiap kesalahan dalam gerakan atau bacaan.

3.       Praktik Sholat Berjamaah

a.        Pembagian peran sebagai imam dan makmum.

b.       Melaksanakan sholat berjamaah sesuai tata cara dan aturan yang berlaku.

4.       Diskusi dan Tanya Jawab

a.        Sesi tanya jawab seputar masalah yang dihadapi siswa selama praktikum.

b.       Diskusi tentang pentingnya menjaga konsistensi sholat dan keutamaan sholat dalam kehidupan sehari-hari.

 

Penilaian

1.       Kedisiplinan: Ketepatan waktu dalam melaksanakan sholat.

2.       Kecermatan: Ketepatan dalam gerakan dan bacaan sholat.

3.       Kekhusyukan: Kesungguhan dan konsentrasi dalam sholat.

4.       Pengetahuan: Pemahaman tentang tata cara, bacaan, dan rukun sholat.

Kesimpulan

Sholat merupakan ibadah wajib bagi setiap Muslim yang memiliki tata cara dan aturan tertentu. Praktikum ini bertujuan untuk memastikan setiap siswa memahami dan mampu melaksanakan sholat sesuai tuntunan syariat Islam dengan benar dan khusyuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar